Artikel Terbaru

Gerak Bersama Mewartakan Injil

Gerak Bersama Mewartakan Injil
1 (20%) 1 vote

“Tahun ini ada kesepakatan antara Keuskupan dan Yayasan St Paulus yang menangani STKIP St Paulus Ruteng, untuk memberikan beasiswa penuh kepada beberapa tamatan sekolah menengah dari Paroki pelosok yang ingin mengikuti kuliah prodi Pendidikan Teologi di STKIP St Paulus. Mereka ini kemudian terikat kontrak untuk menjadi katekis full time di Paroki asalnya.”

Dalam rangka Tahun Pewartaan, Puspas Keuskupan Ruteng pun mendorong keterlibatan imam dalam karya katekese. Selama Februari dan Maret 2017 ada hari studi khusus para imam yang membahas pastoral Kitab Suci, pewartaan dalam bahasa daerah, katekese Paroki, serta katekese di era digital. “Perhatian para imam untuk mendorong karya katekese di Paroki sangat dibutuhkan. Tanpa perhatian mereka katekis akan mudah kendor semangatnya dalam karya katekese,” tandasnya.

Akar Rumput
Di Keuskupan Tanjungkarang, dulu ada tenaga katekis full time hampir di setiap Paroki. Mereka diangkat dan mendapat gaji dari Keuskupan. Menurut Ketua Komkat Keuskupan Tanjungkarang, Romo Piet Yoenanto Sukowiluyo, karena peran katekis sangat dibutuhkan dan tak mungkin hanya bergantung katekis full time, panitia kateketik (sebelum menjadi komisi), menyelenggarakan kursus-kursus katekis bagi umat yang berminat dari setiap Paroki. Mereka ini disebut katekis paruh waktu.

Sejak 20 tahun lalu, Keuskupan ini tidak mengangkat katekis yang dikaryakan di Paroki. “Dasarnya apa? Adalah Sakramen Baptis. Semua yang sudah dibaptis adalah ‘katekis’. Maka, mulailah ada ‘pembinaan’ di Paroki-paroki oleh para pastor paroki dengan caranya masing-masing untuk melahirkan katekis-katekis akar rumput yang menggantikan peran katekis full time.

Untuk memberikan “penyegaran” kepada para katekis, Komkat Keuskupan Tanjungkarang pun bekerjasama dengan Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik untuk melakukan pembinaan dan pelatihan. Pertemuan para katekis Paroki juga digagas meski belum rutin. “Sampai saat ini masih sangat kuat tergantung dari paroki masing-masing.”

Peduli Katekis
Perhatian dan kepedulian kepada katekis tidak hanya diberikan pihak Paroki dan Keuskupan. Bimas Katolik Kementerian Agama RI pun memberi perhatian melalui bimbingan dan pelatihan yang dilakukan serta memberi pendampingan untuk peningkatan hidup rohani para katekis. Bimas juga memberi bantuan berupa kitab suci, buku bacaan penunjang dan sarana belajar-mengajar lainnya.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*