Artikel Terbaru

Kombes Pol Antonius Kadarmanta: Guru Agama Pemberantas Narkoba

Kombes Pol Antonius Kadarmanta: Guru Agama Pemberantas Narkoba
1 (20%) 1 vote

Upaya pemberantasan dilakukan dengan berbagai penyuluhan kepada masya rakat agar semakin peduli terhadap bahaya narkoba, dan aktif dalam upaya penangkapan pengedar narkoba, razia narkoba, dan merehabilitasi korban. “Paradigma yang dikembangkan BNN adalah lebih baik merehabilitasi pecandu daripada dipenjarakan, karena penjara tidak menyelesaikan masalah. Pecandu narkoba lebih dipandang sebagai orang sakit yangharus dipulihkan,” kata Anton tegas.

Sampai Oktober 2015, BNN Kalimantan Tengah telah berhasil melakukan rehabilitasi, baik rawat inap maupun rawat jalan, bagi 271 orang. Anton menjelaskan, peredaran narkoba di skala nasional terus mengalami peningkatan. Hingga 2014, ada 4,2 juta korban penyalahgunaan narkoba, 35 ribu di antaranya ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Di provinsi ini, tempat rehabilitasi korban narkoba masih sangat terbatas. Menurut Anton, BNN terus mendorong seluruh rumah sakit daerah di setiap kabupaten, untuk siap melayani rehabilitasi pecandu narkoba.

Anton menjelaskan, upaya yang paling efektif dalam pemberantasan narkoba adalah melalui pendekatan preventif lewat pendidikan kepada orang muda. Selain itu, masyarakat juga didorong agar berperilaku hidup sehat, termasuk hidup tanpa rokok dan minuman keras. “Karena dua hal ini adalah pintu masuk menuju narkoba,” tutur ayah tiga anak ini.

Bukan hal yang mudah mengawaki BNN tingkat provinsi yang baru dibentuk pada 2010, sebagai perpanjangan tangan BNN pusat. “Baik ketika memimpin BNN Provinsi Papua maupun Kalimantan Tengah, saya menghadapi berbagai masa lah internal dan eksternal. Akan tetapi, saya yakin, Tuhan senantiasa mendampingi saya dalam melaksanakan tugas ini,” ujar umat Paroki St Stefanus Cilandak, Jakarta Selatan ini.

Fr BenediktusYogie W. SCJ

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 46 Tanggal 15 November 2015

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*