Artikel Terbaru

Makin Berbuah dalam Roh

Makin Berbuah dalam Roh
1.5 (30%) 2 votes

Kedatangan dua imam ini bermula dari undangan Kepala Biara Karmel Sr Johana di Lembang, Jawa Barat. Sr Johana rajin mengikuti Persekutuan Doa (PD) yang diadakan pendeta Belanda bernama Hoekendijk. Kala itu di Indonesia ada banyak gerakan pembaruan Karismatik dari denomenasi Protestan. Keikutsertaan Sr Johana ini menimbulkan friksi dalam biara. Ada yang mendukung, ada pula yang menentang.

Friksi itu terdengar sampai pimpinan Suster Karmel di Roma. Ia pun turun tangan dengan dua opsi. Para suster yang ikut PD diminta memilih untuk keluar atau tetap tinggal dengan spiritualitas Karmel. Bersama enam suster Karmel lainnya, Sr Johana memilih keluar. Kelak, mereka melalang buana untuk mewartakan PKK.

Romo Heribertus Schneider SJ dan Romo Paul O’Brian SJ mendengar Sr Johana keluar dari biara. Lantas, diam-diam mereka berencana membatalkan kunjungan ke Indonesia. Rangkaian cerita itu terdengar oleh Uskup Agung Jakarta Mgr Leo Soekoto SJ. Tanpa disangka, Mgr Leo mengundang kedua pastor itu. Keterbukaan Mgr Leo ini dianggap sebagai pintu masuk PKK ke Indonesia.

Pada Mei 1976, kedua pastor itu pun datang ke Jakarta. Sekitar 150 peserta, terdiri dari imam, kaum religius, dan awam mengikuti seminar yang mereka bawakan. Seusai seminar, para peserta menindaklanjuti dengan mengadakan PD di Gedung Karya Pastoral Katedral Jakarta. Romo F. Subroto Widjojo SJ menjadi penerjemah pengantar PKK dari kedua imam itu. Kelak, Romo Subroto menjadi Moderator BPK PKK KAJ.

Karismatik Kini
Kini, telah 41 tahun Karismatik di Indonesia. Dari sisi kuantitas, jelas Endie, saat ini lebih dari 600 PDKK tersebar dari Sabang sampai Merauke. “Dari sisi kualitas, umat PKK di Indonesia juga sangat dewasa dalam iman.”

Perkembangan ini juga diakui Michelle Moran, Presiden International Catholic Charismatic Renewal Services (ICCRS) atau Pembaruan Karismatik Internasional. Testimoni Moran terjadi kala Intercession Training Course di Surabaya, Jawa Timur, Desember 2016. “Beliau mengatakan, umat PKK di Indonesia sangat mature (dewasa-Red), terutama dalam penggunaan karunia-karunia Roh Kudus,” ungkap Endie.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*