Artikel Terbaru

Makin Berbuah dalam Roh

Makin Berbuah dalam Roh
1.5 (30%) 2 votes

Hal senada juga diungkap Romo Lambertus van den Heuvel Sugiri SJ. Di momen 50 tahun PKK, Romo Sugiri berpesan agar umat, terutama pemimpin komunitas Karismatik semakin mengasah pengetahuan ajaran Gereja, semakin menghayati dan memperdalam karunia Roh Kudus. “Kalau pemimpin dalam suatu kelompok PD tidak rajin dan tidak menghayati, maka akan kehilangan anggota. Istilahnya tidak mendapat makanan rohani lagi.”

Romo Sugiri adalah promotor masuknya Karismatik di Gereja Katolik Indonesia. Ia memperkenalkan dan menggerakkan perhimpunan Karismatik atas nama Uskup-uskup Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Selain memperkenalkan evangelisasi baru dengan lukisannya, Romo Sugiri saat ini menjadi penasihat dalam perhimpunan Shekinah Bina Insani.

Sementara, Moderator BPK PKK KAJ Romo Y. Chris Purba SJ berharap agar api pembaruan tetap menyala di Persekutuan-Persekutuan Doa Pembaruan Karismatik Katolik (PDPKK). Menurutnya, saat ini PKK hampir di setiap tempat, masih mengandalkan tokoh-tokoh atau bintang-bintang lama. “Saya mengharapkan tampil wajah-wajah baru dan yang muda-muda untuk menggantikan peran para senior.”

Romo Purba bersyukur karena PKK semakin diterima di kalangan umat. Romo Purba juga berharap agar para imam mendalami bahan-bahan pengajaran PKK, karena sungguh selaras dengan Magis terium Gereja. “Sehingga persepsi minor yang kadang masih ada akan sirna dan para imam juga mengalami semangat pembaruan dalam gaya hidup, sikap iman, dan pola pikirnya.”

Harapan senada juga diutarakan Romo F. Subroto Widjojo SJ, Mantan Moderator BPK PKK KAJ. Romo Subroto mengenal PKK kala mengikuti pembinaan tahun ketiga sebagai Jesuit. Kala itu, Pater Soenarjo SJ, kakak Mgr Leo Soekoto SJ, memperkenalkan PKK kepada para peserta “tersiaris” dan para retretan 30 hari di Girisonta, Ungaran. Pater Soenarjo menginginkan agar semua Jesuit mengenal pelbagai spiritualitas dalam Gereja dan gerakan-gerakan pembaruan yang ada dalam Gereja. “Pernah dalam pertemuan Pleno BPN PKKI dibahas agar PKK boleh diperkenalkan kepada para frater yang belajar Teologi, khususnya mereka yang mau ditahbiskan,” demikian Romo Subroto

Eduardus Wirawan
Laporan: Yanuari Marwanto/Karina Chrisyantia

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 10 Tanggal 5 Maret 2017

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*