Artikel Terbaru

Gerakan Umat Menghidupkan Seminari

Gerakan Umat Menghidupkan Seminari
3.5 (70%) 2 votes

Menurut Ketua Umum PGU, Bakti Setiawan, secara organisasi PGU tidak memiliki keanggotaan tetap. “Siapapun eks seminari yang ingin berkontribusi untuk memberikan perhatian terhadap para calon imam bisa bergabung dan secara otomatis menjadi anggota PGU,” ujar Bakti.

PGU bergerak sebagai mitra Komisi Seminari KWI. Tiga bulan sekali mereka
mengikuti rapat yang diadakan dengan para rektor seminari di KWI. Bakti menjelaskan, PGU berjalan secara mandiri. Maksudnya, dari segi dana, PGU mengumpulkan dana dari anggota yang dimanfaatkan untuk memberikan pelatihan kepada para seminaris.

Peminat Menurun
Di tengah usaha membantu pendidikan seminari, sisi lain yang tak bisa dilupakan adalah semakin menurunnya jumlah peminat seminari. Menurut Romo Sipri, salah satu faktor adalah kualitas pendidikan. Dulu, banyak peminat masuk seminari, karena banyak hal bisa didapat di seminari. Di mata orangtua, seminari menjadi sekolah unggulan. Tapi sekarang, kualitas pendidikan seperti di seminari tersedia juga di sekolah-sekolah biasa.

Pendidikan panggilan dalam keluarga juga sangat menentukan. Orangtua diharapkan dapat membimbing anak-anak mereka agar tertarik masuk seminari. Di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), pengenalan pendidikan di seminari biasa dilakukan melalui komunitas putra altar. Selain itu, KAJ punya program tahunan, membawa para putra altar berkunjung ke Seminari Wacana Bhakti Jakarta. Sementara di Palembang, para seminaris dan rektor mengunjungi Paroki-paroki untuk mengenalkan seminari, serta terlibat dalam tugas di Paroki.

Ada banyak cara menarik minat para remaja agar melanjutkan pendidikan di seminari. “Semakin banyak inovasi akan semakin menarik minat orang muda masuk seminari,” kata Romo Sipri.

Marchella A. Vieba
Laporan: Christophorus Marimin/Robertus Fajar R.

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 11 Tanggal 12 Maret 2017

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*