Artikel Terbaru

Komunitas Katolik Sampoerna Strategic Square (KKSSS): Memuji Tuhan di Kantor

Komunitas Katolik Sampoerna Strategic Square (KKSSS): Memuji Tuhan di Kantor
1 (20%) 1 vote

Selain mengadakan kegiatan rohani, KKSSS juga mengadakan aneka kegiatan sosial. Pembiayaan kegiatan sosial disokong kolekte yang terkumpul tiap kali Misa. Komunitas ini pernah membantu pembangunan atau renovasi gereja, pengadaan sarana atau prasarana gereja, sumbangan untuk panti asuhan atau panti jompo, sumbangan untuk biaya pengobatan, dan karangan bunga untuk anggota komunitas atau keluarga yang meninggal dunia. Komunitas ini juga pernah membantu biaya pengiriman Kitab Suci ke Flores dan membantu biaya retret siswa-siswi Katolik. Ke depan, anggota KKSSS berniat untuk bisa ikut serta dalam perayaan Ekaristi di lembaga pemasyarakatan.

Terus Hidup
Meski sudah rutin mengadakan kegiatan rohani, sebetulnya KKSSS belum mendapat ruangan tetap. Tempat kegiatan tergantung pada ruangan yang kosong. Apalagi dengan menggunakan lilin dalam Misa membuat izin penggunaan ruangan menjadi cukup sulit.

Dulu, saat mengajukan izin mau menggunakan ruangan di Manulife, Tuti sempat mendapat penolakan. “Mereka bilang, lilinnya nanti buat kebakaran. Akhirnya sampai bikin surat pernyataan,” kata Tuti. Dan mereka mendapatkan izin, meski sifatnya tidak tetap. Maka, kalau mau mengadakan latihan kor, mereka harus mencari ruangan kosong. “Kadang kalau bentrok dengan yang sedang meeting atau training, kami harus pindah.”

Selain itu, Alva juga mengakui bahwa jam kerja membuat mereka kurang maksimal dalam berlatih kor. Awal-awal, Sinten Purun sempat latihan tanpa pelatih. “Kami mengajak teman-teman lain bergabung dalam pelayanan di komunitas ini. Kami selalu mengumumkan kegiatan-kegiatan komunitas saat usai Misa,” kata Alva.

Alva dan rekan-rekannya berharap, mereka yang menjadi penggerak komunitas ini tetap semangat dalam membagi waktu antara kerja dan mengidupkan komunitas ini. “Semoga ke depan, KKSSS juga bisa mendapatkan ruangan di gedung Sampoerna untuk kegiatan rohani Katolik.”

Karina Chrisyantia

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 13 Tanggal 26 Maret 2017

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*