Artikel Terbaru

F X Siswo Murdwiyono: Penganjur Hidroponik dari Cibubur

F X Siswo Murdwiyono: Penganjur Hidroponik dari Cibubur
1 (20%) 1 vote

Penghuni kompleks yang melintas di depan rumah Siswo banyak yang tertarik mampir. Biasa nya Siswo lalu mengajak mereka naik melalui tangga berputar untuk menikmati keasrian kebun mininya. Mereka yang datang bukan hanya berminat membeli sayuran. Mereka juga tertarik belajar berkebun. Satu per satu tetangga di kompleks Madrid, Kota Wisata singgah untuk belajar bertanam hidroponik. Rumah Siswo menjadi tempat pelatihan berkebun hidroponik.

Setelah setahun berjalan, kebun mini hidroponik Siswo menjadi tempat pelatihan. Menurut Siswo, sejak 2013, paling tidak dua orang setiap hari datang dan belajar hidroponik. Siswo telah melatih seorang asisten yang melayani pengunjung, karena pada siang hari, Siswo dan istrinya, Hiasinta Kiki harus bekerja. Hingga kini, lebih dari 300 orang datang berkunjung dan berlatih. “Kami memberikan jus dan salad untuk menunjukkan hasilnya, agar mereka merasakan dan tahu manfaat tanaman sehat,” terang Siswo.

Para pengunjung ada yang datang sendiri, ada yang berkelompok. Seperti kelompok ibu-ibu pengajian, pengurus masjid, anak-anak panti asuhan, anak-anak sekolah, pekerja pabrik, kelompok guru, kelompok kategorial Gereja, dan ibu-ibu kelompok arisan. Menurut Siswo, setelah merasakan manfaat, mereka ingin menanam di rumah.

Liputan TV
Kebun hidroponik mini milik Siswo pernah mendapat liputan dari media elektronik. Ada empat stasiun televisi yang pernah menayangkan, yaitu Trans7 dan Trans TV menayangkan dengan tema “Tanaman Non Pestisida”. Elsinta TV menayangkan dengan tema “Menanam di Perkotaan”. Sementara Pertamina TV dengan tema “Perempuan-perempuan Pertamina yang Inspiratif”.

Dari tayangan di televisi dan penyebarluasan melalui jejaring sosial facebook, respon pun membanjir. Banyak orang dari berbagai tempat, mulai dari Sumatra hingga Papua datang untuk belajar di kebun hidroponik mini ini.

Seorang yang mengikuti jejak Siswo adalah teman sekerja Hiasinta Kiki di Pertamina. Menurut Kiki, temannya telah didiagnosa dokter menderita kanker. Setelah belajar hidroponik, ia menanam di rumah. Kiki berkisah, temannya amat menikmati kesibukan berkebun hidroponik. Mulai dari menyemai, menanam, melihat tanaman bertumbuh dan berbuah, lalu mengkonsumsi sayuran yang segar dan sehat. Semua memberi sugesti positif terhadap jiwanya. “Ia mengalihkan kesedihan karena kanker ke bertani hidroponik. Ada hal positif yang dia perhatikan tiap saat. Dia selalu update perkembangan. Kanker sembuh. Itu luar biasa!” terang Kiki.

Siswo mengungkap, kisah sukses seorang anak yang berubah perilaku setelah menekuni hidroponik. Sebelum mengenal hidroponik, kata Siswo, anak ini sudah seperti anak autis yang sibuk dengan gadget-nya. Begitu ia menekuni hidroponik dan berhasil, ia meninggalkan gadget-nya.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*