Artikel Terbaru

Theresia Evy Christina: Dahsyat, Cinta Tuhan

Theresia Evy Christina: Dahsyat, Cinta Tuhan
3 (60%) 2 votes

Akhirnya, suami dan keluarganya mencampakkan Evy karena menganggap dirinya tak berharga lantaran tak bisa memberikan keturunan. Memang, Evy mengidap polycystic ovary syndrome (PCOS). Gangguan ini menyebabkan ketakseimbangan kadar hormonal dan infertilitas bagi perempuan. Pernikahannya pun kadas pada 2007. Butuh bertahun-tahun tribunal Keuskupan Agung Semarang mengeluarkan keputusan soal itu.

Selama masa penantian, Evy kembali pada rutinitas pelayanan yang telah lama ditinggalkannya. Ia dulu gemar mengajari ART membaca dan menulis. Ia juga ringan tangan mengajari mereka bahasa Inggris. Karya ini sempat terhenti sekian lama karena sang suami tak mengizinkan.

Suatu ketika, pada 2010, Evy datang ke PD Bunda Maria di Paroki St Fransiskus Xaverius Kidul Loji, Yogyakarta. Ia bertemu dengan seorang pria muda di sana. Evy heran, laki-laki itu mau datang ke PD yang mayoritas anggotanya adalah umat lanjut usia. Nama pria itu Benidiktus Henry Setiawan.

Kuasa-Nya
Status Henry saat itu single. Hal ini membuat Evy menjadi mak comblang Henry dengan teman-temannya yang juga berstatus sama. Henry justru simpatik dengan Evy. Ia berusaha mendekatinya. Bagi Evy, Henry itu pria baik, karena itu ia tak menolak saat Henry mengajaknya untuk menjalin hubungan.

Berbeda dengan banyak pasangan yang gemar jalan-jalan, Henry dan Evy justru mengisi waktu bersama di rumah. “Waktu itu saya mikir, ini orang kok hemat banget. Sampai akhirnya saya tahu dia melakukan hal itu untuk mengetahui apakah kami memiliki visi hidup yang sama,” katanya, saat ditemui di kediamannya di Jalan Jagalan 43, Yogyakarta.

Seiring waktu, Henry dan keluarganya bisa menerima kondisi dan status Evy.
Bahkan Henry berniat melamarnya. Tapi, proses tribunal Evy belum selesai. Evy sempat bilang kepada Henry, bila urusan di tribunal tak kunjung usai, sebaiknya ia mencari perempuan lain. Namun, Henry kekeuh. Henry menganggap, Evy adalah figur yang Tuhan berikan buatnya.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*