Artikel Terbaru

Fatima dan Mukjizat Rosario

Fatima dan Mukjizat Rosario
4.1 (82.5%) 8 votes

Menariknya, banyak anggota Fons Vitae mengalami kejadian serupa. Regina, anggota Fons Vitae, sejak umur lima tahun divonis kanker lidah. Penyakit ini membuat dirinya hanya bisa makan makanan yang sudah dihaluskan. Mula-mula, semua berjalan normal karena dirinya memaksa menghabiskan makanan tersebut. Namun lambat laun, gelembung pada lidah Regina kian membesar, membuatnya susah mengunyah makanan. Tak ada asupan nutrisi membuat tubuhnya kurus dan tak bergairah. Diagnosis dokter pun mengejutkan, Regina tinggal menunggu hari. “Orangtua saya kemudian menyerahkan saya pada penyelenggaraan Bunda Maria lewat doa Rosario. Bunda Maria mendengarkan doa kami dan saya pun sembuh,” ungkap wanita 58 tahun ini.

Mencintai Fatima
Di Keuskupan Agung Jakarta, devosi kepada Bunda Maria Fatima juga dilakoni Kerasulan Maria Fatima (MF) Paroki St Arnoldus Janssen Bekasi. Kerasulan ini terbentuk sejak 1985 oleh Romo Jan Lali SVD. Ketua Kerasulan MF, Nicolas Ruus mengatakan, berbagai kegiatan sudah dilakukan, seperti Rosario, novena, ziarah, Misa, safari, doa setiap 13 Mei. Selain itu, diadakan Misa Sabtu Pertama serta kunjungan orang sakit dan ke panti jompo.

Menurut Nicolas, dalam rangka memperingati 100 tahun penampakan Bunda Maria, Kerasulan MF akan mengadakan doa Rosario bersama di lingkup keluarga dan safari doa. “Rencananya, pada 2 Mei akan digelar Misa, lalu dilanjutkan Seminar tentang Maria oleh Romo Jusuf Halim SVD,” ungkapnya.

Nicolas percaya, ada banyak mukjizat yang dialami anggotanya. Misal, suatu saat istri dan anaknya sakit. Ia mendaraskan doa novena dan memohon kesembuhan bagi keluarganya. “Saya percaya, melalui doa novena, anak dan istri saya sembuh,” tuturnya.

Peringatan seabad ini juga menjadi momen sukacita bagi Marian Center Indonesia (MCI). Direktur MCI, Romo Stefanus Buyung Florianus OCarm menuturkan, memperingati 100 tahun, MCI akan mengadakan berbagai kegiatan. MCI akan menggelar seminar dalam konteks pesan dan makna penampakan Fatima bagi keluarga dan pribadi. Romo yang mulai bertugas di MCI sejak November 2015 ini melanjutkan, kegiatan seminar ini disesuaikan dengan tanggal penampakan di Fatima, yakni setiap tanggal 13 dari Mei-Oktober, kecuali Agustus. Bulan Agustus, kegiatan diadakan pada tanggal 19.

Selain itu, MCI bekerjasama dengan Komunitas Maria Advocata mengadakan ziarah dan prosesi Patung Bunda Maria di Labuan Bajo dan Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur. “Inilah fungsi MCI sebagai model pembinaan spiritual bagi komunitas-komunitas yang berdevosi kepada Bunda Maria.”

Yusti H. Wuarmanuk
Laporan: Stefanus P. Elu, Marchella A. Vieba, Christophorus Marimin

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 19 Tanggal 7 Mei 2017

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*